Beranda

Blog

Kerjasama

Forum

Informasi

Aplikasi

Tools

Pelayanan

Beranda

Blog

Kerjasama

Forum

Informasi

Aplikasi

Tools

Pelayanan

Memahami Fungsi IF Then Else pada Python dan Contoh Sederhana

Memahami Fungsi IF Then Else pada Python dan Contoh Sederhana

Dalam pemrograman, salah satu struktur kontrol alur yang paling penting adalah pengambilan keputusan. Di dalam bahasa pemrograman Python, struktur ini sering diimplementasikan menggunakan pernyataan `if`, `elif` (else if), dan `else`. Dengan menggunakan perintah-perintah tersebut, program dapat mengeksekusi blok kode tertentu hanya jika suatu kondisi terpenuhi.

Apa Itu Fungsi `if then else`?

Secara sederhana, `if then else` adalah struktur logika yang memungkinkan program untuk:

- Melakukan sesuatu (then) jika suatu kondisi benar
- Melakukan hal lain (else) jika kondisi salah

Di Python, tidak ada kata kunci `then` secara eksplisit seperti pada beberapa bahasa pemrograman lain (seperti Pascal atau BASIC). Namun, Python menggunakan indentasi untuk menunjukkan blok kode mana yang akan dieksekusi jika kondisi terpenuhi.

Struktur Dasar

Berikut adalah sintaks dasar dari struktur `if elif else` dalam Python:

```python
if kondisi1:
    # Blok kode yang dijalankan jika kondisi1 benar
elif kondisi2:
    # Blok kode yang dijalankan jika kondisi1 salah dan kondisi2 benar
else:
    # Blok kode yang dijalankan jika semua kondisi di atas salah
```

Setiap blok kode ditandai dengan indentasi (spasi atau tab) yang sejajar.

Contoh Sederhana Penggunaan `if else` dalam Python

Contoh 1: Mengecek apakah sebuah angka positif atau negatif

```python
angka = int(input("Masukkan angka: "))

if angka > 0:
    print("Angka tersebut adalah positif.")
elif angka < 0:
    print("Angka tersebut adalah negatif.")
else:
    print("Angka tersebut adalah nol.")
```

Penjelasan:
- Jika pengguna memasukkan nilai lebih besar dari 0, maka program mencetak bahwa angka tersebut positif.
- Jika nilai kurang dari 0, maka program mencetak bahwa angka tersebut negatif.
- Jika nilai sama dengan 0, maka program mencetak bahwa angka tersebut adalah nol.


Contoh 2: Menentukan kelulusan siswa berdasarkan nilai

```python
nilai = float(input("Masukkan nilai akhir siswa: "))

if nilai >= 70:
    print("Siswa dinyatakan LULUS.")
else:
    print("Siswa dinyatakan TIDAK LULUS.")
```

Penjelasan:
- Jika nilai siswa 70 atau lebih, maka dia dinyatakan lulus.
- Jika nilai kurang dari 70, maka siswa tidak lulus.

Kelebihan Menggunakan `if elif else`

Struktur `if elif else` memberi fleksibilitas kepada programmer untuk membuat logika percabangan yang kompleks namun tetap mudah dibaca. Hal ini sangat berguna ketika harus menghadapi banyak kemungkinan kondisi dalam sebuah program.

Pernyataan `if else` merupakan bagian fundamental dalam bahasa pemrograman Python yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Dengan memahami dan menggunakan struktur ini, kita bisa membuat program yang lebih interaktif dan responsif terhadap berbagai situasi.

Seperti halnya dalam belajar bahasa asing, latihan adalah kunci untuk memahami konsep ini dengan baik. Cobalah membuat berbagai skenario sederhana seperti pengecekan password, penentuan bilangan genap/ganjil, atau pengecekan tahun kabisat.

Topik : Pengetahuan
Dibaca : 244 kali

Komentar (0)

Kami

Flask

Django

Python

Linux

Kecerdasan

Ketentuan

Pencarian

Kami

Flask

Kecerdasan

Django

Python

Linux

Ketentuan

Pencarian

Copyright PythonesiaORG 2023